Program Studi S-1
Teknik Elektro

“Improving Society through Green Intelligent Automation”


Program Studi S-1 Teknik Elektro Universitas Kristen Maranatha didirikan pada tahun 1967 dan mendapat Akreditasi A BAN PT sejak tahun 1998 sampai dengan sekarang.

Bertujuan untuk menghasilkan sarjana yang mampu menguasai, merancang, mengembangkan, dan mengaplikasikan teknologi elektro modern yang berwawasan lingkungan untuk kemajuan masyarakat dengan mengusung slogan “Improving Society through Green Intelligent Automation”

Kurikulum Program Studi S-1 Teknik Elektro terdiri dari 144 SKS yang dapat diselesaikan dalam waktu 4 tahun atau lebih cepat, kurikulum dirancang dalam 3 konsentrasi bidang keahlian yaitu :

  • Teknik Kontrol dan Robotika
  • Teknik Komputer
  • Teknik Telekomunikasi

Setiap mahasiswa dapat memilih bidang keahlian sesuai dengan minatnya.

Selain itu mahasiswa juga diberikan kemampuan soft skill, pengetahuan manajemen, kewirausahaan, dan ekonomi, sehingga memiliki bekal untuk menjadi wirausahawan.


MENGAPA Program Studi S-1 Teknik Elektro Universitas Kristen Maranatha?

  • Kurikulum dirancang dengan melibatkan industri melalui alumni sehingga menjaga keterkinian dan memiliki bobot akademik yang baik
  • Mahasiswa dilibatkan dalam berbagai kegiatan akademik seperti kompetisi tingkat nasional maupun internasional
  • Proses pembelajaran melibatkan isu terkini dalam industri serta penelitian taraf nasional maupun internasional
  • Memiliki dosen yang kompeten dalam bidangnya serta dapat menjadi partner dalam diskusi dan problem solving
  • Laboratorium yang selalu dikembangkan sehingga dapat mengikuti kemajuan dan tuntutan industri
  • Menjalin kerja sama dengan berbagai vendor dan industri yang mendukung pengembangan pembelajaran

Berita

Testimoni

Principal Research Engineer dalam pengembangan komponen mobil elektrik di LG Electronics R&D Center, Korea " Belajar di Program Studi S-1...

Agustinus Oey, Ph.D.

-
Teknik Elektro Angkatan 1994 Direktur Advess Business Solution (Bidang Usaha : IT) Membantu mengembangkan logika berpikir.”

David Joyo Mulyono, S.T

-